Banyak yang menduga mutasi pegawai akibat surat dinas ke New York bocor, Dody Hanggodo: Mutasi biasa saja

PT. DIGITAL CIPTA MEDIA
By -
0


Menteri PU Buka Suara Mengenai Isu Mutasi dan Pengangkatan Aisyah Zakiyyah

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai dua isu yang sedang ramai dibicarakan di media sosial. Kedua isu tersebut adalah tudingan tentang mutasi besar-besaran pegawai di Kementerian PU serta pengangkatan Aisyah Zakiyyah, yang diduga merupakan keponakan Dody, sebagai komisaris PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Isu-isu ini telah menjadi trending di berbagai platform media sosial selama beberapa hari terakhir, sehingga memicu banyak spekulasi dan perdebatan antara warganet.

Mutasi Pegawai: Hal yang Biasa di Kementerian PU

Dalam pernyataannya, Dody Hanggodo menegaskan bahwa mutasi pegawai di bawah kepemimpinannya adalah hal yang biasa. Ia membantah bahwa mutasi tersebut berkaitan dengan bocornya surat perjalanan dinas ke New York.

“Enggak ada itu,” ujarnya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.

Ia juga menambahkan bahwa jumlah pegawai di Kementerian PU mencapai 38.600 orang. “Masa enggak boleh mutasi?” tanyanya.

Sebelumnya, isu mutasi muncul setelah Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menyebut bahwa pihaknya akan melakukan investigasi mengenai asal-usul kebocoran surat dinas tersebut. Ia juga menyebut kemungkinan sanksi jika kebocoran berasal dari pihak internal.

Namun, Dody menegaskan bahwa tidak ada kaitan antara mutasi dan kebocoran surat dinas tersebut.

Sayembara untuk Bukti Aisyah Zakiyyah sebagai Keponakan

Di kesempatan yang sama, Dody juga memberikan respons mengenai rumor bahwa Aisyah Zakiyyah adalah keponakannya yang ditunjuk sebagai komisaris. Ia menantang publik untuk membuktikan hal tersebut dengan hadiah umrah satu keluarga.

“Yang bisa membuktikan Aisyah adalah keponakan saya, akan saya beri hadiah umrah gratis, kalau dia beragama Islam,” kata Dody.

Ia juga menawarkan hadiah tersebut dengan masa waktu satu bulan. “Gue kasih waktu sebulan ya,” tambahnya sambil masuk ke mobil meninggalkan lokasi.

Surat Perjalanan Dinas Menteri PU yang Viral

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah surat perjalanan dinas Menteri PU Dody Hanggodo yang mengajak keluarga. Surat tersebut berisi undangan untuk menghadiri High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda, sebuah forum resmi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam surat tersebut, pertemuan dijadwalkan berlangsung pada tanggal 13-19 Juli 2026 di New York, Amerika Serikat. Namun, sorotan beralih ketika dalam lampiran surat tersebut tercantum nama istri dan anak Dody. Nama istrinya, Irma Hermawati, tercantum sebagai pemegang paspor diplomatik, sedangkan anaknya, Aurellia Tsabitha Meidirama, menggunakan paspor biasa.

Warganet mulai berspekulasi bahwa keberangkatan tersebut disinyalir untuk menonton Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, Amerika Serikat. Meski begitu, Sekjen Kementerian PU Apri Artoto menegaskan bahwa biaya perjalanan keluarga tidak menggunakan dana APBN.

“Untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi,” tegas Apri.


Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default